Ketika Awam Membaca Sodom

Intercultural Hermeneutics terhadap Kisah Sodom dalam Kejadian 19

Penulis

  • Vania Sharleen Setyono Fakultas Teologi UKDW Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.55935/thilo.v2i2.202

Kata Kunci:

Homoseksual, Kejadian, Intercultural Hermeneutics , Perjanjian Lama, Sodom

Abstrak

Di Indonesia, kisah Sodom dalam Kejadian 19:1-19 selalu dijadikan legitimasi untuk menolak eksistensi homoseksual, yang berujung pada diskriminasi dan kekerasan terhadap kelompok homoseksual. Berbagai wacana tafsir yang dikembangkan oleh para ahli tafsir terbagi menjadi dua kelompok besar dalam melihat penghukuman kota Sodom: (1) kelompok yang kontra homoseksual melihatnya sebagai hukuman atas dosa homoseksualitas dan (2) kelompok yang pro-homoseksual mengatakan karena pelanggaran nilai hospitalitas. Tulisan ini mencoba untuk memperluas wacana tafsir yang sudah ada tanpa menafikan tafsiran-tafsiran terdahulu dengan melakukan penelitian menggunakan metode Intercultural Hermeneutics dari Hans de Wit. Penelitian kualitatif dilakukan dengan focus group discussion di beberapa kelompok pembaca awam, penelitian menemukan bahwa isu patriarki juga bermain dalam persoalan penghukuman kisah Sodom.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

de Wit, Hans, Louis Jonker, Marleen Kool, Daniel Schipani. Through the Eyes of Another. Elkhart, Indiana: Institute of Mennonite Studies, 2004.
__________. Empirical Hermeneutics, Interculturality and Holy Scripture. Indiana: Institute of Mennonite Studies, 2012.
de Wit, Hans dan Janet Dyk (ed). Bible and Transformation: The Promise of Intercultural Bible Reading. Atlanta: SBL Press, 2015.
Fields, Weston. W. Sodom and Gomorrah: History and Motive in Biblical Narrative. England: Sheffield Academic Press, 1997.
Fiorenza, Elisabeth Schussler. Congress of Wo/Men: Religion, Gender and Kyriarchal Power. Indianapolis: Dog Ear Publishing, 2017.
Ganzevoort, Ruard dan Lifter Tua Marbun. Adam dan Wawan? Ketegangan antara Iman dan Homoseksualitas. Yogyakarta: Gading Publishing, 2016.
Gnuse, Robert. “Seven Gay Texts: Biblical Passages Used to Condemn Homosexuality.” Biblical Theology Buletin 45 (2), 2015: 68-87.
Hennik, Monique, Inge Hutter dan Ajay Bailey. Qualitative Research Methods. London: SAGE Publication Ltd., 2011.
Melissa Jackson, “Lot’s Daughters and Tamar as Tricksters and the Patriachal Narratives as Feminist Theology.” Journal for the Study of the Old Testament Vol. 26 No. 4, June 2002: 29-46.
Jonker, Louis C. From Adequate Biblical Interpretation to Transformative Intercultural Hermeneutics. Indiana: Institute of Mennonite Studies, 2015.
Kadir, Hatib Abdul. Tangan Kuasa dalam Kelamin: Telaah Homoseks, Pekerja Seks dan Seks di Indonesia. Yogayakarta: INSISTPress, 2007.
Khan, Shahid N. “Qualitative Research Method: Grounded Theory.” International Journal of Business and Management Vol. 9, No. 11, 2014: 224-233.
Loader, William, Megan K. DeFranza et.al. Homoseksualitas & Kekristenan: Sebuah Perdebatan (terj.). Jakarta: Bentara Pradipa Pustaka, 2018.
McKenzie, Steven L. dan Stephen R. Haynes (eds). To Each Its Own Meaning: An Introduction to Biblical Criticisms and Their Application. Louisville: John Knox Press, 1999.
McLean, B.H. Biblical Interpretation & Philosophical Hermeneutics. New York: Cambridge University Press, 2012.
Sadia, Haleema, Syed Naeem Badshah, Janas Khan, et.al. “Prophet Lot (Lūṭ) in the Bible and the Holy Quran.” Interdisciplinary Journal of Contemporary Research in Business Vol 3. No. 8, 2011: 1030-1040.
Singgih, Emanuel Gerrit. Alkitab dan Saudara/i LGBT: Sebuah Tanggapan Positif terhadap Pernyataan Pastoral PGI Mengenai LGBT. Yogyakarta: Fakultas Teologi Universitas Kristen Duta Wacana, 2017.
Trible, Phyllis. Texts of Terror: Literary: Feminist Reading of Biblical Narratives. Philadelphia: Fortress Press, 1994.
Waters, Sonia E. “Reading Sodom through Sexual Violence against Women.” Interpretation: A Journal of Bible and Theology. Vol. 71 (3), 2017: 274-283.

File Tambahan

Diterbitkan

31-10-2020