Kristosentrisme Pneumatik sebagai Tawaran Teologis bagi Spiritualitas Kaum Muda Gereja
DOI:
https://doi.org/10.55935/thilo.v4i1.235Kata Kunci:
GBI, moralistik, terapeutik, deisme, Kristosentrisme PneumatikAbstrak
Artikel ini membahas hasil penelitian kualitatif terhadap spiritualitas kaum muda di Gereja Bethel Indonesia jemaat Bless Impact Generation (GBI BIG) dengan menggunakan metode investigatif dari Christian Smith dan Melinda Denton. Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa kaum muda memiliki spiritualitas yang bersifat moralistik, terapeutik, dan deisme. Artikel ini mengkritik spiritualitas yang demikian dari sudut bidik dogmatis. Melalui pandangan Kristologi David Wells sebagai aparatus teologis, penulis meyakini bahwa spiritualitas moralistik, terapeutik, dan deisme akan menghasilkan kegagalan dalam pertumbuhan iman Kristen karena menggeser Kristus sebagai titik pusat keimanan. Melengkapi pemikiran Wells, artikel ini mengangkat gagasan Kristosentrisme Pneumatik sebagai tawaran teologis. Kristosentrisme Pneumatik memusatkan perhatian pada Kristologi, yang kemudian memiliki watak Roh. Penulis mengangkat gagasan Kristosentrisme Pneumatik guna melengkapi aspek ritual, pastoral, dan komunal dalam membangun spiritualitas kaum muda gereja.
Unduhan
Referensi
Barus, Herawati. “Pelayanan Kaum Muda Dalam Menciptakan Generasi Yang Bersinar.” Sotiria 2, no. 1 (2019): 30–38.
Charles M. SJ, Shelton. Spiritualitas Kaum Muda: Bagaimana Mengenal Dan Mengembangkannya. Yogyakarta: Kanisius, 1987.
Colle, Ralph Del. Christ and the Spirit: Spirit-Christology in Trinitarian Perspective. New York: Oxford University Press, 1994.
Darmanto. “Memahami Budaya Kaum Muda Sebuah Misiologi Baru Di Jagad Maya.” Jurnal Teologi Sanctum Domine 7, no. 1 (2018): 25–46.
D.P., Veldsman. “A Postmodern Christology with Christ but without the Son of God?” HTS 49, no. 3 (1993): 577–594.
Foster, Richard J. Streams of Living Water: Celebrating the Great Traditions of Christian Faith. San Francisco: HarperSanFrancisco, 1998.
Hutagalung, Stimson, and Rolyana Ferinia. “Menjelajahi Spiritualitas Milenial: Apakah Membaca Alkitab, Berdoa, Dan Menghormati Ibadah Di Gereja Menurun?” Jurnal Teruna Bhakti 2, no. 2 (2020): 97–111.
Messakh, Besly. “Menjadi Sahabat Bagi Sesama: Memaknai Relasi Persahabatan Dalam Pelayanan Pastoral.” Gema Teologika 5, no. 1 (2020): 1–10.
Penner, Myron, ed. Christianity and the Postmodern Turn: Six Views. Grand Rapids, MI: Brazos Press, 2005.
Piper, John, and Justin Taylor. Supremasi Kristus Dalam Dunia Postmodern. Translated by Rosdiana Siregar. Surabaya: Momentum, 2014.
Rumbiak, Amelia K. “Teologi Ibadah Dan Spiritualitas Generasi Milenial.” Jurnal Teologi Amreta 3, no. 2 (2020): 64–100.
Sema Rappan P., Christanto. “Menghasrati Sang Akhir, Mempersembahkan Diri Pada Dunia.” Diskursus 17, no. 2 (2018): 219–240.
Smith, Christian, and Melinda Lundquist Denton. Soul Searching: The Religious and Spiritual Lives of American Teenagers. Reprint edition. Oxford: Oxford University Press, 2009.
Sunjaya, Angga P.M. “Impresionisme Dan Ekspresionisme: Multiplisitas Spiritualitas Sebagai Tawaran Teologis Bagi Gereja Beraliran Karismatik.” Jurnal Abdiel 4, no. 2 (2020): 115–131.
Wells, David F. Allah Di Lahan Terbengkalai: Realitas Kebenaran Dalam Dunia Dengan Mimpi-Mimpinya Yang Memudar. Translated by Peter Suwadi Wong. Surabaya: Momentum, 2005.
———. Mengatasi Segala Kuasa Dunia: Kristus Di Dalam Dunia Postmodern. Translated by Peter Suwadi Wong. Surabaya: Momentum, 2013.
Yong, Amos. Beyond the Impasse: Toward a Pneumatological Theology of Religions. Grand Rapids, MI: Baker Academic, 2003.
———. Spirit-Word-Community: Theological Hermeneutics in Trinitarian Perspective. Eugene, OR: Wipf and Stock, 2006.
———. “The Hermeneutical Trialectic: Notes Toward a Consensual Hermeneutic and Theological Method.” The Heythrop Journal XLV (2004): 22–39.
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Theologia in Loco

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Penulis memiliki hak untuk karyanya dan juga kepada jurnal Theologia in Loco hak publikasi dan distribusi pertama dalam edisi elektronik dan cetak secara bersamaan di bawah CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.




