Yesus Sang Naga
Kontekstualisasi Kristologi Dalam Penghayatan Orang Tionghoa Di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.55935/thilo.v6i2.318Kata Kunci:
Naga, Kristen Tionghoa, Alkitab, Budaya Tionghoa, Dualitas IdentitasAbstrak
Pada awal 1990-an, orang Tionghoa Kristen di Indonesia dilarang menggunakan simbol-simbol seperti naga, harimau, dan ular yang dianggap oleh beberapa kelompok Kristen fundamental sebagai representasi kejahatan. Benda-benda dengan gambar naga disarankan untuk dibuang setelah didoakan terlebih dahulu, karena dalam Alkitab naga sering dijadikan simbol kejahatan. Namun, dalam kebudayaan Tionghoa, naga dianggap baik dan sakral, melambangkan kekuatan, keberuntungan, dan kebijaksanaan. Pada tahun naga, angka kelahiran meningkat karena dipercaya membawa keberuntungan. Jika naga dipercaya oleh orang Tionghoa sebagai sesuatu yang baik, mengapa terdapat larangan penggunaan simbol ini? Apakah naga yang dihayati oleh orang Tionghoa memang berlawanan dengan Kristus? Penelitian ini menggunakan pendekatan antropologis Bevans untuk mengkaji kontekstualisasi kristologi di tengah masyarakat Tionghoa Kristen di Indonesia. Melalui pendekatan ini, kami berusaha menjembatani diskrepansi tersebut serta menyarankan umat Kristen Tionghoa untuk tidak takut atau bingung ketika hendak menggunakan simbol naga sebab ada titik temu antara konsep naga Tionghoa dengan Kristus yang dipercayai oleh orang Kristen. Pemahaman yang baru ini diharapkan dapat melestarikan identitas budaya Tionghoa sambil tetap menjaga kesetiaan pada ajaran Kristen, sehingga tercipta harmoni antara ajaran Alkitab dan tradisi lokal. Lewat penelitian ini dapat disimpulkan bahwa refleksi Tionghoa tentang naga justru dapat dijadikan pintu masuk dalam menghayati Yesus Kristus bagi orang Kristen Tionghoa di Indonesia.
Unduhan
Referensi
Abdi, Daniel. “Kontekstualisasi Injil Dalam Etnis Tionghoa Di Pesaren Bangka.” Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia 3, no. 2 (December 31, 2022): 92–102. https://doi.org/10.46445/jtki.v3i2.504.
American Museum of Natural History. “European Dragons | AMNH.” Accessed June 14, 2024. https://www.amnh.org/exhibitions/mythic-creatures/dragons/european-dragons.
Aritonang, Jan S., and Karel A. Steenbrink. A History of Christianity in Indonesia. 1 online resource (xvi, 1004 pages) : illustrations. vols. Studies in Christian Mission, 0924-9389 ; v. 35. Leiden ; Brill, 2008. https://doi.org/10.1163/ej.9789004170261.i-1004.
Asvi Warman Adam, Atika Nur Kusumanintyas, Hayati Nufus, Lidya Christin Sinaga, Nina Andriana, and Syafuan Rozi. Identitas Etnik Tionghoa. Jakarta: Kompas, 2023.
Birrell, Anne. Chinese Mythology: An Introduction. Baltimore: Johns Hopkins University Press, 1999.
Chris Hartono. Orang Tionghoa Dan Pekabaran Injil. Yogyakarta: Taman Pustaka Kristen, 1996.
Christiaan de Jonge. Apa Itu Calvinisme? BPK Gunung Mulia, 1998.
Febiani, Carmela Natasia, and Daniel Kurniawan Listijabudi. “‘Pai Dulu, Yuk!’: Meninjau Inkulturasi Budaya Tionghoa—Jibbok, Maisong, Sangseng, Cengbeng Dalam Kekristenan Di Indonesia Kaitannya Dengan Model Teologi Kontekstual Menurut Bevans Dan Klasifikasi Terkait Christ and Culture Menurut Niebuhr.” Aradha: Journal of Divinity, Peace and Conflict Studies 2, no. 3 (2022): 215–29. https://doi.org/10.21460/aradha.2022.23.1159.
Ford, David, ed. “Jürgen Moltmann.” In The Modern Theologians: An Introduction to Christian Theology in the Twentieth Century. New York, NY, USA: B. Blackwell, 1989.
Foreign Language Press, Beijing. Celebrate Chinese Culture: Chinese Folk Customs. Translated by Tantie. Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2015.
Honegger, Thomas. Introducing the Medieval Dragon. Medieval Animals. Cardiff: University of Wales Press, 2019.
Kwek, J. S. Mitologi China dan kisah alkitab: mitos, legenda dan adat istiadat China yang paralel dengan kisah-kisah alkitab. Yoqyakarta: Penerbit ANDI, 2006.
“LEVIATHAN AND BEHEMOTH - JewishEncyclopedia.Com.” Accessed June 14, 2024. https://www.jewishencyclopedia.com/articles/9841-leviathan-and-behemoth.
Macquarrie, John. Jesus Christ in Modern Thought. London Philadelphia: SCM press Trinity press international, 1991.
Mythology, Chinese. “The Dragon King: Guardian of Water and Weather.” Chinese Mythology, October 2, 2024. https://chinese.mythologyworldwide.com/the-dragon-king-guardian-of-water-and-weather/.
Ong Hean Tatt. Secret of Ancient Chinese - Arts of Motivation. Translated by Dr. Konrad Kebung, SVD. Flores: LPBAJ, 2001.
Roy Bates. All About Chinese Dragon. Beijing: China History Press, 2007.
Rynne, Terrence J. Jesus Christ, Peacemaker: A New Theology of Peace. Maryknoll, New York: Orbis Books, 2014.
Sabrina Liao. Chinese Astrology. Translated by Intan Dewi Savitri. Edisi Digital. Jakarta: Gramedia, 2021.
Stephen Bevans B. Model-Model Teologi Kontekstual. Translated by Yosef Maria Florisan. Penerbit Ledalero, 2002.
Wijaya, Yahya. “Kepemimpinan Yesus Sebagai Acuan Bagi Kepemimpinan Gereja Masa Kini.” Jurnal Jaffray 16, no. 2 (July 24, 2018): 129. https://doi.org/10.25278/jj71.v16i2.287.
William Win Yang. Secrets of The Dragon - Filosofi Kepemimpinan Pada Kepala Naga I. Edisi Digital. Jakarta: Gramedia, 2022.
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Florencia Paramitha Hapsari Hendra Sutanto, Wahju Satria Wibowo

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis memiliki hak untuk karyanya dan juga kepada jurnal Theologia in Loco hak publikasi dan distribusi pertama dalam edisi elektronik dan cetak secara bersamaan di bawah CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.




