Siapakah Orang Lain itu?
Menafsirkan Lukas 10:25-37 Dari Kacamata Levinas Dan Buber
DOI:
https://doi.org/10.55935/thilo.v5i2.286Kata Kunci:
Orang Lain, Sesama, Lukas 10:25-37, Levinas, BuberAbstrak
Lukas 10:25-37 merupakan teks yang sering menjadi rujukan jika isu persahabatan maupun tentang siapa itu sesama atau orang lain dibahas. Memang menarik jika tema ini dibahas. Tentang siapa itu sesama masih menjadi sebuah tanya, apakah ia hanya dibatasi pada satu suku, marga, agama atau malah menembus hal-hal ini? Tulisan ini dimaksudkan untuk mencari tahu makna dari sesama atau orang lain itu tetapi dengan fokus pada pemikiran dua tokoh besar yang membahas tentang orang lain yaitu Levinas dan Buber. Kedua pemikir ini memiliki khas pemikirannya tentang orang lain. Untuk itu, tulisan ini adalah dialog literatur dengan mencoba melihat kesinambungan antara teks Lukas 10:25-37 dengan pandangan kedua tokoh yang telah disebutkan di atas.
Unduhan
Referensi
Basa’ad, Tazkiyah. Studi Dasar Filsafat. Yogyakarta: Penerbit Deepublish, 2018.
Biesta, Gert. “Learning From Levinas: A Response”, Studies in Philosophy and Education.” Studies in Philosophy and Education 22 (2003): 62.
Boland, B. J. Tafsiran Alkitab : Injil Lukas. Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2008.
Bonilla, Diego F.B & Carlos Arboleda Mora. “From Persuasion to Acceptance of Closeness: La Projimidad as an Essential Attribute of God in Luke 10:25–37.” Open Theology 8, no. 1 (January 2022): 99–101.
Buber, Martin. I and Thou. New York: Charles Scribner’s Sons, 1970.
Conceição Soares. “The Philosophy of Individualism: A Critical Perspective.” International Journal Of Philosophy & Social Values 1, no. 1 (June 2018): 18.
Doren, Kamilus P. “Konsep Tanggung Jawab Emmanuel Levinas Dan Implikasinya Bagi Keberagamaan Indonesia.” Sicietas Dei : Jurnal Agama & Masyarakat 5, no. 2 (Oktober 2018): 162.
Gaebelein, Frank E. The Expositors Bible Commentary. Michigan: Regency Reference Library, 1984.
Green, Joel B. The Gospel of Luke. Michigan: William B. Eerdmans Publishing Company, 1997.
Hia, Robert. “Konsep Relasi Manusia Berdasarkan Pemikiran Martin Buber.” Melintas 30, no. 3 (2014): 306.
Knight, Jonathan. Luke’s Gospel. London: Routledge, 1998.
Lanur, Alexander. Aku Disandera. Jakarta: STF Driyarkara, 2006.
Levinas, Emmanuel. Alterity and T Ranscendence. London: The Athlone Press, 1999.
———. Totality and Infinity : An Essay on Exteriority. Pittsburgh: Duquesne University Press, 1969.
Muhajir. “Fenomenologi Alteritas: Momen Etis Perjumpaan Sang Aku Dengan Yang Lain Perspektif Emmanuel Levinas.” Mimikri 7, no. 2 (November 2021): 288.
Putra, Andreas Maurenis. “Telaah Atas Lukas 10:25-37 Dan Relevansinya Terhadap Kemanusiaan Setelah Pandemi Covid-19.” Sapientia Humana: Jurnal Sosial Humaniora 2, no. 1 (2022): 41.
Radjah Pono, Mefibosed. “Memahami Makna Relasi Dan Keberadaan Manusia Dalam Film Her” 4, no. 1 (June 2018): 45.
Riyanto, Armada. Menjadi Mencintai. Yogyakarta: Kanisius, 2013.
Schumann, Olaf H. Filsafat Dan Agama. Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2016.
Simanjutak, Horbanus. “Konsep Sesamaku Manusia Dalam Lukas 10:25-37.” Jurnal Ilmiah Musik Dan Agama 3, no. 1 (2019): 45.
Simon, John C. “Yang Lain Dalam Pemikiran Levinas Dan Ricoeur Terkait Prinsip Hidup Bermasyarakat”, Indonesian Journal of Theology” 6, no. 2 (Desember 2018): 147–48.
Siswanto, Janes Sinaga, Micle Edwin Tumundo, Juita Lusiana Sinambela, Daniel. “Makna Sesamaku Manusia Berdasarkan Lukas 10:25-37.” LOGON ZOES: Jurnal Teologi, Sosial, Dan Budaya 5, no. 2 (Agustus 2022): 79.
Snijders, Adelbert. Antropologi Filsafat Manusia. Yogyakarta: Kanisius, 2004.
Stevanus, Kalis. “Memaknai Kisah Orang Samaria Yang Murah Hati Menurut Lukas 10:25-37 Sebagai Upaya Pencegahan Konflik.” BIA : Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual 3, no. 1 (June 2020): 5.
Sugitharajah, R. S. Wajah Yesus Di Asia. Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2007.
Suprianto, Onesimus Dani, Daryanto. Merentang Sejarah, Memaknai Kemandirian. Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2009.
Susanta, Yohanes K. “Menjadi Sesama Manusia: Persahabatan Sebagai Tema Teologis Dan Implikasinya Bagi Kehidupan Bergereja.” Dunamis: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 2, no. 2 (April 2018): 110.
Vinsen, Yohanes. “Konsep ‘Imago Dei’ Emmanuel Levinas.” Focus 1, no. 1 (2020): 17.
Zimmermann, R. “The Etho-Poietic of the Parable of the Good Samaritan (Lk 10:25-37). The Ethics of Seeing in a Culture of Looking the Other Way.” Verbum et Ecclesia 29, no. 1 (2008): 278–79.
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Theologia in Loco

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Penulis memiliki hak untuk karyanya dan juga kepada jurnal Theologia in Loco hak publikasi dan distribusi pertama dalam edisi elektronik dan cetak secara bersamaan di bawah CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.




