Eksistensi dan Revitalisasi Pendidikan di Indonesia

Sebuah Tinjauan Historis-Teologis di Era Kontemporer

Penulis

  • Jan Sihar Aritonang Sekolah Tinggi Filsafat Theologi Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.55935/thilo.v8i1.386

Kata Kunci:

Pendidikan Kristen, sejarah gereja, UU Sisdiknas, identitas dan ciri khas, nilai-nilai kristiani, transformasi sosial

Abstrak

Artikel ini menelaah kedudukan dan peran gereja serta pendidikan Kristen di Indonesia pada era kontemporer dari perspektif sejarah gereja. Dengan studi pustaka historis-deskriptif, penelusuran dimulai dari kedatangan Gereja Katolik Roma bersama Portugis pada abad ke-16, dilanjutkan periode VOC, masa zending abad ke-19, pendudukan Jepang, hingga era Orde Lama, Orde Baru, dan Reformasi. Kajian ini juga memetakan perkembangan wawasan pendidikan Kristen mulai dari para reformator abad ke-16 sampai pemikiran empat tokoh pendidikan Indonesia: J. Drost, Aris Pongtuluran, H.A.R. Tilaar, dan Andar Ismail. Penelusuran itu tidak dimaksudkan sebagai kronik semata, tetapi untuk memperlihatkan bagaimana pola-pola historis – kaitan pendidikan dengan penginjilan, pendidikan sebagai jalan mobilitas sosial, dan negosiasi identitas dengan negara – membentuk persoalan masa kini. Ditemukan bahwa pendidikan Kristen mewarisi potensi yang besar, namun menghadapi tantangan serius: ketentuan Pasal 12 UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003, orientasi sekolah unggulan yang segregatif dan komersial, penurunan kualitas guru, serta maraknya plagiarisme. Kebaruan  kajian ini terletak pada integrasi pemikiran historis keempat tokoh tersebut untuk merumuskan strategi responsif terhadap tantangan etika dan regulasi kontemporer, serta pada pembingkaian ulang krisis saat ini bukan sebagai akhir, melainkan sebagai momentum revitalisasi. Artikel ini menyimpulkan bahwa identitas pendidikan Kristen tidak lagi dapat bertumpu semata-mata pada mata pelajaran agama atau prestasi akademik, tetapi pada ekologi nilai sekolah, mutu dan integritas pendidik, serta keberpihakan kepada kaum lemah – sebuah pergeseran dari paradigma pengkristenan warisan zending menuju paradigma kesaksian (testimonium) di tengah masyarakat majemuk.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Aritonang, Jan S. Mission Schools in Batakland (Indonesia), 1861-1940. Diterjemahkan oleh Robert. R. Boehlke. Studies in Christian Mission 10. Leiden: E.J. Brill, 1994.

———. Sejarah Pendidikan Kristen di Tanah Batak: Suatu telaah Historis-Teologis atas Perjumpaan Orang Batak dengan Zending (khususnya RMG) di Bidang Pendidikan, 1861-1940. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1988.

———. Sejarah Perjumpaan Kristen dan Islam di Indonesia. 3 ed. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2005.

Boehlke, Robert. R. Sejarah Perkembangan Pikiran dan Praktek Pendidikan Agama Kristen: Dari Plato sampai Ignatius Loyola. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2015.

———. Sejarah Perkembangan Pikiran dan Praktek Pendidikan Agama Kristen: Dari Yohanes Amos Comenius sampai Perkembangan PAK di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1997.

Drost, J. Dari KBK sampai MBS: Esai-esai Pendidikan. Jakarta: Kompas, 2005.

Ferawaty. “Krisis Pendidikan: Peluang Pendidikan Kristen Bermisi bagi Transformasi Bangsa.” Perkantas Jawa Timur, 2010.

Hutauruk, J. R., Naek L. Tobing, dan Nelson Siregar. Raja Pontas Lumbantobing: Riwayat Hidup, Karya, dan Pengabdiannya bagi Pengembangan dan Kemajuan Gereja dan Masyarakat Batak. Disunting oleh Jan S. Aritonang. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2013.

Irawan, Hendi D. “Tantangan dan Solusi Sekolah Kristen di Indonesia.” Presentation. Bilangan Research Center; Majelis Pendidikan Kristen di Indonesia, Mei 2023. https://www.slideshare.net/slideshow/brcmpk-tantangan-dan-solusi-sekolah-kristen-di-indonesia-1pdf/260018332.

Ismail, Andar. “Misi dan Visi Sekolah Kristen di dalam Masyarakat Majemuk Indonesia yang Sedang Membangun.” Dalam Identitas dan Ciri Khas Pendidikan Kristen di Indonesia: Antara Konseptual dan Operasional, disunting oleh Weinata Sairin, 108–14. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003.

———. Selamat Menabur: 33 Renungan tentang Didik-Mendidik. 13 ed. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2010.

Karwur, Samuel. “Pendidikan Kristen: KRITIS!!” Charisma Indonesia, 21 Maret 2013. https://karwursamuel.wordpress.com/2013/03/21/pemdidikam-kristen-kritis/.

Kroeskamp, Hendrik. Early Schoolmasters in a Developing Country: A History of Experiments in School Education in 19th Century Indonesia. Assen: Van Gorcum, 1974.

Lazaruth, Soewadji. Sejarah Pendidikan Kristen di Indonesia. Jakarta: MPPK, 1984.

OECD. PISA 2022 Results (Volume I): The State of Learning and Equity in Education. Paris: OECD Publishing, 2023.

Pongtuluran, Aris. “Kajian tentang Identitas dan Ciri Khas Pendidikan Kristen.” Dalam Identitas dan Ciri Khas Pendidikan Kristen di Indonesia: Antara Konseptual dan Operasional, disunting oleh Weinata Sairin. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003.

———. “Pendidikan Kristen di Indonesia Menjelang Abad-21 dalam Rangka Pengembangan Sumber Daya Manusia/Insani.” Dalam Partisipasi Kristen dalam Pembangunan Pendidikan di Indonesia, disunting oleh Weinata Sairin, 1–8. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1998.

Reformata. “YBPK Tidak Berhak Menjual Aset.” 16 September 2008.

Riyanto, FX. Eko Armada. “Kutuk Plagiarisme, Lalu?” Kompas, 24 Februari 2010.

Sairin, Weinata, ed. Identitas dan Ciri Khas Pendidikan Kristen di Indonesia: Antara Konseptual dan Operasional. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003.

Sendjaya. “Dunia Pendidikan Kristen.”

Shihab, Alwi. Membendung Arus: Respons Gerakan Muhammadiyah terhadap Penetrasi Misi Kristen di Indonesia. Bandung: Mizan, 1998.

Tilaar, Henry A. R. 50 Tahun Pembangunan Pendidikan Nasional 1945–1995. Jakarta: Grasindo, 1995.

———. “Arah dan Pengembangan Pendidikan Kristen Menapak Abad Ke-21.” Dalam Partisipasi Kristen dalam Pembangunan Pendidikan di Indonesia, disunting oleh Weinata Sairin. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1998.

———. Beberapa Agenda Reformasi Pendidikan Nasional dalam Perspektif Abad 21. Jakarta: Tera Indonesia, 1998.

———. Perubahan Sosial dan Pendidikan: Pengantar Pedagogik Transformatif untuk Indonesia. Jakarta: Grasindo, 2002.

Tilaar, Henry A. R., dan Riant Nugroho. Kebijakan Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Legis. No. 20 Tahun 2003, Tahun 2003 Nomor 78 Lembaran Negara Republik Indonesia (2003).

UNESCO. Guidance for Generative AI in Education and Research. Paris: UNESCO, 2023.

File Tambahan

Diterbitkan

30-04-2026